Sesudah Ayam Berkokok: Dari Air Mata ke Batu Karang
Renungan Minggu 22 Februari 2026 – Pesta Takhta Santo Petrus Caption Foto: Penyesalan dan Mengakuinya kepada Tuhan (Sumber: Ai Chat GPT) Hari ini Gereja mengenang Santo Petrus. Seorang murid yang pernah begitu yakin. Seorang sahabat yang pernah berkata siap mati bagi Yesus. Namun beberapa jam kemudian, di dekat api unggun kecil, ia berkata, “Aku tidak mengenal Dia.” Api itu tetap menyala. Tetapi hati Petrus padam. Ketika ayam berkokok, ia sadar. Kata-kata itu sudah terucap. Waktu tidak bisa ditarik kembali. Ia keluar… dan menangis. Bukan tangisan kecil. Itu tangisan orang yang tahu: semuanya sudah terjadi. Seperti pepatah kita — nasi sudah menjadi bubur. Mungkin ada ayah yang membaca ini dan teringat satu malam — ketika ia membentak anaknya terlalu keras. Anaknya diam. Sejak malam itu, ia tidak lagi banyak bercerita. Meja makan masih ada. Kursi masih lengkap. Tetapi suasananya tidak lagi sama. Nasi sudah menjadi bubur. Mungkin ada ibu yang diam-diam merasa gagal. Merasa kurang sabar. M...
Komentar