Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Di Ujung Tahun, Kami Pulang kepada Bapak

Gambar
Ziarah sunyi anak-anak kepada bapak Besok, 31 Desember 2025. Hari terakhir di tahun 2025. Bagi orang Batak , ini bukan sekadar penutup kalender. Ia adalah ruang hening untuk mengingat —momen sakral untuk menundukkan kepala, menghormati orangtua dan keluarga yang telah lebih dahulu menghadap Tuhan. Sejak pagi, bahkan sebelum matahari naik tinggi di atas kepala, keluarga Batak meluangkan waktu khusus untuk datang ke makam orangtua dan sanak saudara . Bukan karena kewajiban semata, melainkan karena rasa hormat, cinta, dan ingatan yang tak pernah usang oleh waktu. Di saat-saat seperti ini, lagu “ Makuling Giring-Giring ” kerap terdengar lirih. Nada dan liriknya membawa hati hanyut dalam kenangan —tentang kasih yang pernah ada, doa yang tak pernah putus, dan rindu yang akhirnya hanya bisa diserahkan kepada Tuhan. Tak jarang, sendu dan tangis pun hadir. Bukan sebagai tanda kelemahan, tetapi sebagai bukti bahwa cinta kepada orangtua tidak pernah benar-benar pergi. Aku masih mengingatnya ...