SANTA MONIKA: Doa Seorang Ibu, Air Mata yang Tak Kehilangan Harapan

SERI KISAH PARA KUDUS

SANTA MONIKA
Doa Seorang Ibu, Air Mata yang Tak Kehilangan Harapan

Peringatan Santa Monika — 27 Agustus



Santa Monika (331–387) adalah ibu dari Santo Agustinus. Bertahun-tahun ia berdoa bagi putranya yang pernah menjauh dari iman Kristen. Dengan kesabaran dan air mata, ia menyertai perjalanan Agustinus hingga menyaksikan putranya menerima Sakramen Baptis di Milan.

Kisahnya menjadi teladan ketekunan dalam doa dan kasih yang tidak menyerah.


TELADAN IMAN

“Tidak mungkin binasa anak dari air mata sebanyak itu.”

— Perkataan seorang uskup kepada Santa Monika, dicatat Santo Agustinus, Confessiones, III, 12, 21.

Paus Benediktus XVI, dalam Angelus 27 Agustus 2006, mengajak para ibu yang cemas melihat anak-anak mereka menempuh jalan yang keliru agar tidak berkecil hati, melainkan tetap percaya kepada Tuhan dan bertekun dalam doa.

“Monika mengundang para ibu untuk tidak berkecil hati, tetapi bertekun dalam tugas mereka, tetap teguh dalam kepercayaan kepada Tuhan dan berpegang teguh pada doa.”

RENUNGAN

Ketika seorang ibu tak lagi mampu mengubah jalan anaknya, ia masih dapat membawa anak itu kepada Tuhan dalam doa.

Jangan biarkan air mata memadamkan harapan. Tetaplah mengasihi, teruslah berdoa, dan percayakanlah orang-orang yang kita kasihi kepada Tuhan.

Santa Monika, doakanlah kami agar tetap setia dalam doa, sabar dalam mengasihi, dan teguh berharap kepada Tuhan. Amin.
 
“Ketika seorang ibu tak lagi mampu mengubah jalan anaknya, ia masih dapat membawa anak itu kepada Tuhan dalam doa.”


SUMBER

Santo Agustinus, Confessiones, III, 12, 21.

Paus Benediktus XVI, Angelus, 27 Agustus 2006 — Situs resmi Vatikan.


Komentar